Jangan panggil aku penulis. Karena aku belum mampu menuliskan kisah-kisahku sendiri dalam sebuah buku. Aku hanya bisa menjadi pembaca kisah orang lain, namun kisahku masih belum pernah ada orang yang tahu. Karena kisahku bukanlah kisah seorang penulis atau seorang yang inspiratif, kisahku hanyalah kisah seorang musafir cinta ditengah teriknya padang pasir. Selayaknya buih yang terombang-ambing tertiup hembusan angin.
Jangan panggil aku penulis. Karena aku menulis hanya karena aku tak mampu berbicara seperti mereka yang pintar mengolah bahasa hingga namanya mendunia. Ya, aku memang bukan seorang penulis berbakat hingga karya-karyanya tersebar luas disetiap pelosok tanah air. Aku hanyalah penyusun kata menjadi kalimat, lalu paragraf hingga kini bisa terbaca olehmu. Bukan, bukan karena pandai merangkai kata, hanya saja kata demi kata dirajut sepenuh hati berharap akan sampai pada hati.














