Ilhamsadli.com,- Pernah gak sih sahabat merasa bosan dan suntuk dengan pekerjaan? Nah, itulah yang aku rasakan ketika itu. Deadline kerjaan dan pesanan numpuk, dan ya ketika itu juga aku ikutan proyek menulis dari salah satu klien. Oh ya, kerjaan dan pesanan numpuk karena profesiku sebagai seorang freelance dan Content Writer, kadang jadi desain grafis / vector juga, dan pastinya blogger. Kebayang kan gimana sibuknya, tapi demi sesuap nasi katanya hahahaha…

Jadi karena suntuk dengan pekerjaan dan sudah bingung mau membahas konten apa di blog, akhirnya punya rencana buat yaa sedikit jalan-jalan. Sebuah kebetulan yang luar biasa juga, karena ternyata para penghuni kosan ingin liburan juga. Usut punya usut, banyak yang rindu dengan suasana malam Jogja. Jadi ya jogja masih menjadi pilihan. 


Sebenarnya ini liburan yang lumayan lama, berangkat hari kamis dan pulang hari senin. Sempat pesimis karena biasnya banyak yang liburan berubah menjadi sekedar wacana. Awalnya akan berangkat 9 orang akhirnya hanya berangkat 6 orang, padahal rancangan sudah disesuaikan 2 minggu sebelum keberangkatan. Rencana awal menggunakan kendaraan umum, namun ada usulan dari yang punya kendaraan pribadi akhirnya menggunakan mobil pribdai. Perjalanan yang lumaya jauh dari Jember – Jogja, jaraknya cari sendiri di Google Map tetapi intinya berangkat jam 7 malam dan tiba di jogja jam 9 pagi.

Perjalanan Jember – Jogjakarta

Kami berangkat sekitar jam 19.00 ba’da Shalat Isya, maksudnya adalah agar tidak istirahat di jalan. Oh ya, mengenai bekal di perjalanan sudah kami siapkan kok. Lah wong paginya kami ke pasar dulu buat beli cemilan, misalnya kayak kentang goreng potato plus sekalian beli saosnya, keripik dan makanan ringan lainnya. Karena berhubung perjalanan jauh, kami punya minuman masing-masing sebagai teman suntuk dijalan.

Kalau aku biasanya UC1000, yang jadi sopir memilih kratingdeng, dan yang lainnya memilih meminum the serta kopi. Tujuannya adalah menemani sang nakhoda kami agar tidak bosan dan ngantuk, apalagi perjalanan jauh dan malam pula. Perjalanan malam diiringi lantuna musik koplo, maklumlah satu mobil isinya nella lovers sama vianis semua :p. Perjalanan malam memang mengasyikan, karena selain sepi juga bisa menikmati indahnya malam di beberapa tempat. Karena hanya 2 orang yang tertidur pulas hingga pagi. Sedangkan 6 diantaranya masih terjaga, paling banter ya kesirep (ketiduran) lalu bangun lagi.

Banyak sekali hal yang bisa dijadikan obrolan, apalagi ketika salah satu sopir di depan kami membawa muatan rambutan dan sudah kayak michael schumacher (pembalap F1). Dalam macet bisa begitu lihainya bermain di jalan. dan terlebih lagi kami benar-benar bisa mengikuti iramanya sehingga kami juga bisa sedikit menghindari kemacetan.

Selamat Datang Di Jogjakarta

Begitulah yang terpampang di tugu selamat datang. Akhirnya bisa menginjakan kaki lagi di kota ini, alhamdulillah. Walaupun banyak sekali hal yang kami temui di jalan, mulai dari kondisi mobil yang harus beristirahat untuk mendinginkan mesin mobil atau sekedar numpang ke toilet SPBU. Apalagi ketika benar-benar sudah pada lapar di tengh malam, akhirnya berhenti di warung nasi goreng pinggir jalan. alhamdulillah kenikmatan yang HQQ kalau anak sekarang menyebutnya.

Ada banyak sekali destinasi wisata yang akan dikunjungi di jogja, diantaranya adalah destinasi yang mainstream (tanpa disebutkan sahabat sudah pasti tahu). Ya, Malioboro, Keraton Jogja, Alun-alun Kidul dan beberapa tempat wisata menarik lainnya.  Ceritanya di tunggu di artikel selanjutnya ya… :D

Karena liburan 2 hari maka, kami memilih penginapan / homestay secara online. Kami memesan atau memboking dahulu, tentunya beberapa aplikasi online sangat membantu. Aku waktu itu make Pegi-Pegi buat booking homestay, alhamdulillah apa yang ditampilkan di foto dengan real tidak mengecewakan. Aku sih lebih memilih penginapan yang sekiranya tenang dan bisa sedikit bersantai, karena memang butuh ketenangan akibat deadline tulisan sebagai content writer.

Suasana Malam Di Jogja

Suasana malamnya memang jos, walaupun rame tetapi tetap bisa menikmati indahnya langit malam jogja. Jogaj kota kenangan, katanya. Dan benar, kalau refreshing bisa sedikit mencerahkan dan menghilangkan rasa penat ketika kerjaan mulai bertumpuk. Secangkir kopi dan sepoi angin malam jogja sungguh menggoda, canda tawa anak kosan sunggu menenangkan hati. Sederhana memang tetapi yang paling utama adalah menjauh sebentar dari penatnya pekerjaan yang bertumpuk.

Malamnya kami jalan – jalan di Malioboro dan menikmati hiburan malam dari mereka yang kreatif. Ada yang bermain sulap, atau sekedar menggoda kelompok cewek yang lagi santai. Kami hanya sibuk dengan menikmati suasana Malioboro sehingga kadang terpana dengan hiburannya, seperti alunan musik angklung, atau pentas seni. Setelah puas dengan suasana Maliboro, kami pindah ke lokasi Alun-alun Kidul. Ramainya juga lumayan, kami gak naik odong-odong sih karena lebih suka menjadi penonton. Kami lebih memilih untuk makan Mie Ayam dengan segelas Es Jeruk, huuuu bahagianya :D. Intinya kami wisata kuliner untuk malam itu, karena jajanan seperti cilok, cimol, dan sejenis makanan ringan dicoba malam itu. Kan lumayan, karena kami sampai di homestay jogja pukul 14.00 WIB, jadi sorenya digunakan untuk mandi dan beristirahat mengisi tenaga.


Karena tujuanku buat nyari konten sekaligus liburan, maka hampir setiap detail perjalanan diingat dan dicatat. Kan lumayan bisa liburan dan menghasilkan konten blog. Jadi buat sahabat yang bingung mau bikin konten apa, cukup jalan-jalan, ntar juga nemu konten yang menarik.

Ingin tahu destinasi wisata yang kami kunjungi? Tunggu artikel setelah ini ya. :D.