Percuma Jadi Terkenal Kalau Bukan Karya Sendiri, Stop Plagiarisme
Ilhamsadli.com,- Semua orang ingin jadi terkenal dan mulai dikenal. Tetapi semuanya butuh proses yang panjang untuk bisa memetik hasil tersebut. Sukses cara instan memang ada dan marak sekali, terutama di dunia maya. Banyak yang hanya menginginkan untuk jadi terkenal, hingga lupa mengenai kualitas dirinya. Menghalalkan segala cara hingga menjiplak karya orang lain, please Stop Plagiarisme.

Mendapatkan gelar sebagai orang terkenal namun diatas karya orang lain? Mending gak usah terkenal sekalian kalau aku. Karena sama saja bohong dan tidak menghargai usaha orang lain. Selain itu, ketika sahabat terkenal maka sahabat akan menjadi orang penting. Menjadi orang penting itu memang baik, tetapi lebih penting lagi untuk menjadi orang baik. Ya, menjadi baik dengan menghargai karya orang lain dan tidak melakukan plagiarisme.

Plagiarisme Penuh Topeng Kepalsuan

Kenapa harus menggunakan topeng, jika kita bisa lebih dihargai dengan menampakan muka sendiri. Mungkin ini kata sederhana untuk beberapa kasus plagiarisem seorang pelajar. Mereka tidak sadar bahwa plagiarisme hanya akan membuat potensi itu terkubur teramat dalam. 

Percayalah, jadi terkenal tak harus menggunakan karya orang lain sama saja sahabat menggunakan topeng kepalsuan. Artinya sahabat tidak percaya dengan kemampuan dalam diri sahabat, sahabat tentu bukan orang labil. Semua orang diciptakan dengan kelebihan dan potensi masing-masing, jadi kenapa tidak menjadi terkenal dengan karya sendiri saja dan mulai mengkompanyekan stop plagiarisme. Sahabat hanya akan terkenal dan berada diatas awan, lalu jatuh terhempas ke dasar bumi. Aku sih gak bisa bayangin gimana rasa sakitnya, maka aku lebih memilih untuk tidak melakukan plagiarisme.

Jangan Mau Jadi Penulis

“Jangan mau jadi penulis dik, beraat. Biar kami-kami saja” Mungkin itu yang akan dikatakan Dilan. Karena memang tidak mudah untuk menjadi seorang penulis, walaupun hanya seorang blogger seperti kami-kami ini. Tetapi tidak mudah untuk mendapatkan inspirasi sebagai bahan konten, jadi jangan sembarangan plagiat ya.


Jadi penulis itu berat. Mungkin itu juga kalimat yang cocok untuk dik Devi Eka yang baru-baru ini jadi terkenal bukan dari karya sendiri melainkan karena kasus plagiarisme. Hebohnya lagi, si adik ini menurut informasi di kompas media sudah beberapa kali melakukan plagiarisme karya cerpen dan novel. Karena kemarin tanda tangan kontrak dengan salah satu lini penerbit mayor, maka namanya kemudian mencuat karena ternyata karyanya bukan oroginal melakinkan hasil plagiarisme. Secara sederhananya, ia terkenal karena hal yang bukan menjadi haknya. 

Usut punya usut, ternyata sang adik ini bilang begini sahabat “sebab kalau pakai kata-kata sendiri tidak terasa bagus”. Dan kasus yang demikian ini ternyata tidak terjadi sekali, kenalan saya dari satu organisasi juga memiliki karya yang di plagiat oleh seorang anak SMA di platform wattpad. Tentunya kami yang satu organisasi tidak tinggal diam, hingga kemudian semuanya diselesaikan dengan kekeluargaan karena memang belum masuk ke penerbit. 

Miris bukan anak muda zaman sekarang ini, generasi micin katanya. Hanya numpang tenar dengan menggunakan karya orang lain. Semoga kejadian Devi eka ini menjadi sebuah pelajaran dan membuat jera para plagiarisme labil terutama. 

Tidak Mudah Menjadi Penulis

Kenapa lagi-lagi saya mengulang kata ini. Karena jadi terkenal sebagai penulis sungguh hal yang biasa, apalagi menulis itu terbilang tidak mudah. Menulis itu butuh proses panjang dan perjuangan berat, selain harus mengenyampingkan ego juga harus memikirkan pesan baik apa yang ingin disampaikan kepada pembaca. Karena semua orang bisa menjadi penulis, salah satunya dengan mengaku-ngaku memliki karya padahal sebenarnya bukan. Tetapi seorang penulis yang baik adalah yang selalu memberikan pesan baik sehingga tulisannya menjadi manfaat. Bukankah sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya.

Jika kita bukan siapa-siapa maka menulislah, karena bisa jadi seseorang mendapatkan hidayah dari tulisan kita. Dari hidayah itulah kemudian amal kita terus mengalir sahabat. Jadi Stop Plagiarisme ya. Hargailah karya seseorang, karena kadang mereka menghabiskan banyak waktu hanya untuk bisa mendapatkan satu kalimat yang kemudian indah untuk dibaca.