Pengalaman Siaran Radio Perdana #LiterasyOnFriday

Ilhasadli.com,- Hari itu adalah pertama kalinya aku untuk siaran radio, tetapi masih belum atas nama personal melainkan untuk mengudarakan nama FLP Cabang Jember. Walaupun era milenial ini pendengar radio tidak seramai dahulu, karena banyak yang sibuk dan lebih suka bermain bigo, atau aplikasi media sosial lainnya. Apalagi untuk kids jaman now, bisa dibilang 8 dari 10 orang tidak suka suka mendengarkan radio. Berbeda hal-nya dengan para sahabat yang termasuk kids jaman old, dan memang sudah tidak asing dengan radio. 

Mengudarakan Literasy

Acara yang diadakan sebulan sekali ini adalah membahas mengenai dunia literasi. Maka sebagai salah satu organisasi literasi, tentunya FLP Jember harus berkonstribusi dan diwakilkan saya bersama guforn anggota baru FLP Jember. Mengudarakan literasi adalah wujud langkah awal kami dalam merintis dunia literasi. Percaya atau tidak, tapi kenyataannya tidak banyak yang tahu mengenai FLP Jember. Hal ini mungkin dikarenakan selama ini kami keluarga besar FLP Jember hanya bergerak underground. Artinya hanya bergerak namun tidak memperlihatkan hasil yang wow.

Bukan ingin menyalahkan keadaan, tetapi memang membumikan lterasi di kota jember bisa dikatakan tidaklah mudah. Terlebih lagi, tingkat literasi di kota jember masih minim. 9 dari 10 orang tidak tahu mengenai FLP Jember. Maka tugas utama kami sebagai pegiat literasi adalah meningkatkan literasi dahulu di kota Jember. 

Dan semuanya tentu tidak bisa diraih secara instan. Sebagai seorang pemegang amanah, tentunya menjadi tugas besar. Tetapi satu hal yang pasti, bahwa semuanya tidak akan berat apabila berdampingan bersama semua anggota. Itulah harapku, harap yang sungguh sangat sederhana. Tidak hanya menyuarakan gerakan tapi tanpa aksi, maka semuanya haruslah dimulai dari hal yang kecil dahulu yakni mengudarakan literasi. Kemudian memulai dari diri sendiri, artinya dalam diri FLP Jember haruslah memunculkan semangat literasi yang kemudian memberikan efek pada lingkungan. 

Lietarasi On Friday

Itulah nama program siaran Pro 2 RRI Jember, dan saya mewakili FLP Jember berkesempatan untuk mengisi perbincangan hari itu. Sejalan dengan harapan kami sebagai pegiat literasi, Pro 2 RRI juga memiliki tujuan yang sama yakni membumikan literasi di Jember. Karena kita sama-sama sadar bahwa literasi itu akan membuat perdaban semakin maju. Maka semoga langkah ini menjadi langkah besar untuk mulai membumikan literasi di Kota Jember. 

Teringat Masa Lalu

saya inget betul bahwa dulu pernah ingin siaran radio, bahkan sering sekali siaran tidak jelas di kamar. Kemudian hari itu, diberi kesempatan untuk menjadi narasumber dan rasanya seperti mengingat masa lalu. 

Kalau mendengar kata radio, selalu kembali memaksa untuk bernostalgia. Terlebih lagi, dulu sering sekali sekedar berikirm salam untuk seseorang melalui SMS. dan ya, hahahaha... lucu kalau diingat.
Acara yang paling ditunggu-tunggu waktu kecil itu adalah adanya laga radio Pedang Naga Puspa yang disiarkan melalui gelombang radio. Anehnya, hanya mendengar suaranya saja sudah mampu menggambarkan bagaimana situasi serta raut wajah pemainnya kala itu. Sungguh menakjubkan, karena disanalah letak magic dari ilmu literasi yang mampu membawa pendengar atau pembacanya menjadi tahu suasana kala itu.

Sudah ya, itu doang untuk kali ini. semoga mengingatkan sahabat dan mulai menyimak siaran radio ya. Yuuk mari kita mulai mengudarakan literasi.. Semoga bermanfaat

23 comments:

  1. Bener banget, dulu sering banget dengerin cuplikan drama, film dari radio. Pernah dibohongin juga, katanya di dalam radio itu ada orangnya, tapi kecil gak kelihatan haha.. pengalaman yg seru..

    Salam kenal..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal... terimakasih sudah berkunjung...

      Delete
  2. semangat berkarya yaa pejuang literasi..

    ReplyDelete
  3. Kapan2 bisa gantiin saya siaran dong

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan mbak... :D masak newbie ganttin yang pro

      Delete
  4. Kalau ada streamingnya mau dengerin ah

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukannya sekarang sudah ada semua ya kang.. streamingnya

      Delete
  5. samaa, dulu juga pernah sms, sampe telfon ke radio curhat2. curhat patah hati :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa ditebak dah generasi tahun berapa kalau punya pengalaman dengerin radio :D haha

      Delete
  6. Wih pasti seru ya pengalamannya.. Hmm, kak Sadli makin keceh aja ya, jam terbang makin tinggi.. hehe. Pokok e sukses terus kak

    ReplyDelete
  7. waaah pensaraaan streamingnyaa

    ReplyDelete
  8. Dakwah Perdana oleh CEO Micin Corporation

    ReplyDelete
  9. Wahhhh semangat terus literasi Jember... Pengen masuk FLP juga sih mas, hehehehe

    ReplyDelete
  10. FLP Batam sudah sejak zaman Almarhum Nurul F. Huda menggiatkan siaran literasi di radio-radio di Batam. Tapi kurang tahu juga apa sekarang-sekarang ini masih ada yang mengundang untuk on air.

    ReplyDelete
  11. Aku punya teman penyiar radio. Pas on air kok ceplos-ceplos pas ngomong. Sekalinya kucoba sekali aja langsung gagap kakkakaakak

    ReplyDelete
    Replies
    1. kelihatannya mudah.. tapi ternyata gak semudah yang dibayangkan :D

      Delete
  12. saya pas jadi narsum pertama di Radio, dadakan gak jelas padahal orang gak lihat ekspresi wajah kita kan?
    Tapi,Alhamdulillah sekarang sudah aman2 dan gak pernah deg-degan lagi... hehe
    Btw.. Flp Aceh saat ini lagi down, hampir tenggelam karna di Aceh sendiri sudah semakin banyak muncul komunitas literasi.. huhu

    ReplyDelete
  13. ini cita-cita saya waktu sekolah, tapi kesampaian jadi penyiar radio nich. sukses terus mas

    ReplyDelete
  14. Wah keren euy programnya bisa sampai siaran radio. Di sini flp nya masih mati suri nih dan baru aja ganti kepengurusan lagi. Semoga aja nanti programnya juga seru

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga segera aktif kembali mbak... :D jatim sedang brusaha menghidupkan cabang yang vakum

      Delete
  15. Keren bisa mengudara mengenalkan literasi, apa lagi mengenalkan FLP. Dulu juga pengen jadi penyiar pas diundang jadi nara sumber itu bahagia banget heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. bahagia itu sederhana... hahaha jadi narasumber ada cemasnya (taut salah ucap) ada bahagianya.. merasa bisa bermanfaat

      Delete
  16. sama kak, pengalaman siaran radio itu emang selalu seru yaaa

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar, jangan lupa follow twitter @ilhamsadly, Instagram @ilhamsadli atau subscribe email anda untuk mendapatkan update terbaru. Terimakasih sudah berkunjung