Makna Bangkit Dalam Bingkai Impian, Harapan dan Gerakan

Ilhamsadli.com,- Sadar atau tidak, Indonesia bagian timur adalah wilayah Indonesia yang sejak dulu jarang menjadi sorotan. Jika di Jawa dan Sumatera semua infrastruktur jalan sudah memadai, tidak begitu dengan kawasan timur, sebut saja di Flores. Sebuah provinsi di daerah timur yang jarang disorot media, karena mungkin banyak yang beranggapan bahwa Indonesia hanya terpusat di pulau Jawa saja.

Akses pendidikan misalnya, jika dibandingkan antara Jawa dengan daerah Timur sebenarnya masih terhitung jauh. Semuanya memang butuh proses untuk bisa menjadi sebuah negara maju, sehingga semua akses di berbagai daerah termasuk di Flores, Nusa Tenggara Barat juga tidak ada bedanya. Masalah kesehatan adalah satu di antara sekian sektor yang perlu dijadikan sorotan di Indonesia Timur.

Makna Bangkit Dalam Bingkai Impian, Harapan dan Gerakan

Berawal Dari Sebuah Kesadaran

Kalau di kilas balik, dulu masih tinggi angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Setelah ditelaah lebih dalam, penyebab utamanya adalah terlambatnya penanganan. Terlambatnya penanganan oleh para tenaga medis ini sebenarnya masih disebabkan oleh faktor lain, bukan karena faktor tidak kompetennya petugas, melainkan karena sarana transportasi ketika itu. Akses yang jauh serta minimnya transportasi mengakibatkan terlambatnya penanganan.

Entah apa yang membuat seorang Mansetus Kalimantan Balawala dari Larantuka, Nusa Tenggara Barat ini sadar sehingga duka itu berubah menjadi sebuah kegembiraan. Mansetus yang seorang wartawan bersama dengan sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) akhirnya mendirikan sebuah Yayasan Kesehatan Untuk Semua di tahun 2001. Kemudian tahun setelahnya yakni 2002 mulai ia kembangkan program manajemen sarana transportasi. Manajemen ini menggunakan sistem kerusakan minimum untuk dimanfaatkan bagi pelayanan kesehatan di pedesaan.

Adanya program ini memang awalnya ditekankan pada perawatan terhadap motor untuk pelayanan kesehatan sesuai interval jarak tempuh. Kemudian berkembanglah ide tersebut untuk bukan sekadar perawatan semata tetapi dengan sebuah impian langkah kecilnya ini mampu memutus faktor penyebab kematian ibu dan anak. Program itu adalah pengadaan ambulans motor.

Banyak Jalan Menuju Roma

Kita pasti sering banget mendengar “di mana ada niat, di situ ada jalan”, dan terbukti. Ketika itu ia dan rekan-rekannya dipertemukan dengan seorang penggemar sepeda motor dari inggris bernama Simon Milward. Melalui tangan Simon Milward dihubungkan dengan Riders for Health Inggris, sehingga akhirnya mendapatkan bantuan 11 unit sepeda motor. Semua unit sepeda motor ini kemudian dibagikan kepada para bidan dan petugas kesehatan untuk kemudahan melayani kesehatan masyarakat.

Mansetus Kalimantan Bawawala dari Larantuka
sumber: Ebook Inspirasi Para Penerang Negeri

Pada zaman itu, kondisi jalan masih sangat jelek sehingga susah untuk mengakses layanan kesehatan di kecamatan. Kendaraan umum pun hanya bisa diakses seminggu sekali, sehingga sulit untuk mendapatkan akses kesehatan apabila bukan jadwalnya. Dari gerakan kecil inilah kemudian akhirnya banyak masyarakat yang terbantu, sampai pada akhirnya mereka juga membuat bengkel untuk merawat sepeda motor agar tetap terawat.

Tahun 2019, akhirnya semua sepeda motor dijual untuk diganti dengan yang baru. Kedutaan Jepang pun melirik program ini sehingga ada dana tambahan, dari dana inilah kemudian bisa membeli 15 unit sepeda motor dan tiga unit mobil ambulans. Tahun 2021 pada akhirnya bisa memiliki ambulan laut untuk akses antar pulau, memudahkan juga para warga dan tenaga kesehatan apabila mendapatkan rujukan antar pulau.

Kebesaran hati dan perjuangan ini membuahkan hasil yang besar bagi banyak orang, termasuk sumbangsih besar bagi negara. Karena jika di setiap daerah ada Mansetus yang lain, mungkin permasalahan akses kesehatan akan mudah. Sehingga tidak ada lagi warga yang meninggal karena terlambat penanganan akibat dari akses yang sulit. Tentunya gerakan-gerakan besar seperti ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.

Semua berawal dari kesadaran diri dan peka terhadap sekitar, kemudian memiliki mimpi menjadikan semuanya jadi lebih baik. Karena semuanya berawal dari mimpi, kemudian Tuhan memberikan jalan untuk manusia berbuat baik kepada sesamanya, dan disitulah kita bisa bergerak bersama, bangkit bersama dan tumbuh menjadi pribadi yang peduli.

Dari kisah perjuangan Mansetus inilah kita belajar bahwa harapan dan impian bisa menjadi kenyataan asalkan benar-benar berani bermimpi, bangun dari mimpi dan bergerak. Bukan perkara materil, tetapi perkara memberi makan naluri dengan hal positif.

Ilham Sadli Seorang Travel blogger sekaligus freelance Writer yang tergabung dalam Forum Lingkar Pena Cabang Jember sejak 2014, suka menulis puisi dan kadang terlalu nyaman dengan menulis kisah seseorang.

Belum ada Komentar untuk "Makna Bangkit Dalam Bingkai Impian, Harapan dan Gerakan"

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar, jangan lupa follow twitter @blogsadli, Instagram @ilhamsadli atau subscribe email anda untuk mendapatkan update terbaru. Terimakasih sudah berkunjung

Rajabacklink