109 Pillow: Bantal Ternyaman Setelah Pangkuan Ibunda dan Bahu Pasangan

Ilhamsadli.com,- Baru beberapa minggu menjadi seorang karyawan di salah satu lembaga Amil dan Zakat di Jawa Timur dengan ritme kerja yang masih adaptasi, sedangkan target kerja sudah menunggu. Apalagi dengan kondisi yang masih baru sebulan menikah, menjadikan saya pribadi belajar banyak hal dalam hidup. Karena seperti yang banyak orang bilang, menikah membuat kita mulai merubah banyak pola hidup dan pola pikir. Dan yang banyak berubah dari saya adalah keduanya, tapi paling banyak adalah pola pikir.

Bantal Premium 109Pillow

Senin sampai jumat berada di kantor, dari pukul 8 pagi hingga pukul 4.30 sore membuat saya menghabiskan banyak waktu di kantor. Sedangkan waktu untuk istri hanya sabtu dan Ahad, itupun kadang harus disambi dengan kerjaan sebagai freelance blogger serta memikirkan ide konten untuk kantor. Oh ya, posisi di kantor ini lumayan strategis yakni content strategys sehingga memang perlu ekstra dalam menjaga kesehatan tubuh dan kesehatan mental.

Percaya atau tidak, kesemuanya itu bergantung pada kondisi mental dan kondisi fisik. Dengan kepadatan jadwal seperti ini, maka penting untuk memperhatikan kualitas tidur secara ekstra. Tidur yang tidak terlalu lama namun berkualitas menjadi hal yang diprioritaskan saat ini.

Agar Tidur Lebih Berkualitas

Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, ada beberapa syarat dan ketentuan jika kita pikirkan secara rasional. Misalnya saja dengan waktu tidur hingga perlengkapan tidur, termasuk selimut, karpet hingga bantal dan guling. Percaya atau tidak, satu kebiasaan baru istri adalah menggunakan tangan dan kadang dada saya menjadi bantal. Mungkin romantis, tapi lama-kelamaan keram juga meskipun ya saya juga bahagia. Maka solusinya adalah dengan membeli bantal premium.

Entahlah kenapa saya kepikiran untuk membeli bantal premium, padahal kan sebenarnya ada bantal yang harganya lebih murah. Tetapi memang tidak bisa membedakan antara bantal biasa dengan bantal premium, karena sebenarnya bantal premium memang dibuat untuk meningkatkan kualitas tidurnya seseorang. Terlebih lagi jika kenyamanan dari bantal tersebut terasa nyaman meskipun tidak bisa mengalahkan nyamannya pangkuan ibu dan bahu pasangan.

109 Pillow: Bantal Ternyaman Setelah Pangkuan Ibunda dan Bahu Pasangan
Atas saran istri juga sebenarnya ketika membuka shopee lalu menemukan bantal premium dan sekalian beli karpet yang estetik katanya. Alhasil dibelilah bantal 109 Pillow premium yang ternyata tidak mengecewakan. Secara kualitas memang bisa dibilang berkualitas tinggi, termasuk kenyamanan ketika menggunakannya. Penasaran saja dengan 109 Pillow inilah kemudian saya kepoin instagramnya dan menemukan bagaimana pada akhirnya kisah dibalik hadirnya bantal premium ini. 

Kisah di Balik Munculnya Bantal Premium 109Pillow

Dhafi Adam. Pendiri sekaligus pemilik PT. Semoga Berkah Sukses Group. Berlokasi di di Sidoarjo, Jawa Timur. Nama perusahaannya menurut Dhafi Adam, Semoga Berkah Sukses Group: siapa saja yang membacanya sama saja dengan mendoakan agar perusahaan yang dibangunnya menjadi berkah dan sukses.

Owner 109 Pillow

Merk dagang 109 Pillow: dari visi dan misi produksi dan jual produk home living kualitas internasional. Termasuk logo dengan bendera Amerika. Kata Pillow: produk utamanya, bantal. 109 dari nomor rumah Dhafi Adam.

Setelah menikah, tinggal di Bali dengan istri. Bekerja ojek online. Berusaha mencari penghasilan tambahan, dengan menjual barsng bekas di OLX berawal dari istrinya yang pengin TV. Dirasa menguntungkan, akhirnya jualan online barang bekas seperti HP, perabot kost. Sempat jual meja makan panjang milik bosnya sebelum resign, dan dikatakan bahwa Dhafi Adam punya passion jualan. Hasilnya menjanjikan, Dhafi Adam resign.

Pindah ke Sidoarjo, mulai berbisnis dari nol agar bisa meningkatkan kapasitas produk. Karena barsng bekas, tidak bisa memperbanyak stok, stok terbatas. Berbisnis membuat gendongan bayi dan helm anak. Usahanya semakin besar dan mendapatkan kepercayaan banyak toko untuk stock.

Dan mulai rekrut banyak karyawan di tetangga sekitar yang bagus kemampuannya untuk meningkatkan produksi. Saat semakin besar, ternyata helm dan gendongan harus ber-SNI dan karena UKM waktu itu tidak ada pembinaan, jadilah tidak mengerti. Modal terbengkalai 80 jt, karena berhenti dari bisnis helm dan gendongan.

Meminta waktu sebulan untuk menata usaha ke polisi. Kemudian, usaha bantal ini ada. Dijual secara online di marketplace. Semakin besar, bahkan tidak terpikir kalau Dhafi Adam pernah terlilit hutang 250 jt di bank untuk modal usaha yang selalu gagal sebelumnya.

Usaha pillow semakin besar, ingin memperbaiki kualitas manajemen SDMnya juga. Hingga kini menjadi 109 pillow yang kita kenal.

Ilham Sadli Seorang Travel blogger sekaligus freelance Writer yang tergabung dalam Forum Lingkar Pena Cabang Jember sejak 2014, suka menulis puisi dan kadang terlalu nyaman dengan menulis kisah seseorang.

Belum ada Komentar untuk "109 Pillow: Bantal Ternyaman Setelah Pangkuan Ibunda dan Bahu Pasangan"

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar, jangan lupa follow twitter @blogsadli, Instagram @ilhamsadli atau subscribe email anda untuk mendapatkan update terbaru. Terimakasih sudah berkunjung

Rajabacklink