Writer’s Block Dalam Sebuah Obrolan

Ilhamsadli.com,- Beberapa pekan yang lalu, tepatnya beberapa hari sebelum Ramadhan. Bunda Novi mengabarkan kalau dia berhalangan untuk melakukan diskusi tentang menulis bersama salah. Ketika itu, aku sedang menuju kediaman salah satu Kyai di Jember untuk meminta pandangan yayasan dengan sesuatu yang baru saja naik ketika itu. Alhasil aku sempat menolak untuk menggantikan karena takut tidak sempat. 

Tetapi setelah pertemuanku dengan Kyai tadi usai, aku coba kontak Bunda Novi mengenai kelanjutan yang tadi. Dan ternyata masih belum menemukan titik terang, alias masih belum menemukan orang untuk menggantikannya. Beberapa orang sudah dihubungi tetapi jawabannya sama yaitu masih belum bisa karena ada kegiatan lain di waktu itu. Alhasil aku menawarkan diri untuk menjadi pengganti beliau ketika itu, sebelum akhirnya acara obrolan tersebut ditunda.
Writer’s  Block Dalam Sebuah Obrolan

Aku mencoba mengajukan diri untuk hal ini, dengan harapan semoga bisa meringankan. Dan ternyata setelah obrolan panjang dengan moderatornya, acara akhirnya ditunda besoknya. Aku bahagia karena memang belum ada bahan sama sekali ketika itu, otak isinya hanya deadline kerjaan dan seterusnya. Bersyukur banget akhirnya ditunda sehingga bisa menambah beberapa refrensi bacaan untuk obrolan besoknya.

Lalu tiba waktunya ketika berdiskusi ketika itu melalu live instagram menggunakan akun flpjatim. Banyak hal yang dibicarakan termasuk tentang writers block ini. Karena jujur masih banyak orang yang bertanya mengenai bagaimana cara mengatasi hal ini. Dan tentunya setiap orang memiliki pandangan dan cara yang berbeda-beda dalam hal ini. Termasuk itu aku.

Cara Atasi Writers Block Ala Ilham

Aku yang baru saja belajar menulis ditanyakan mengenai writers block hanya bisa menjawab setahuku dan sebagaimana aku mencoba mengatasinya. Nah, beberapa cara ini adalah caraku sendiri melakukan eksperimen untuk mengatasi writers block.

1. Mendengarkan Murrotal atau Musik Klasik

Ketika itu aku ditanya mengenai kebiasaanku ketika menulis sehingga bisa mengalir oleh moderatornya. Aku menjawab, aku kalau menulis harus ada iringan murrtotal atau sekadar lagunya. Karena entah kenapa hal ini membuat hati rasanya tenang dan menemukan sebuah jalan lurus untuk menyelesaikan naskah tulisan.

Beberapa orang mungkin menyebut cara ini sebagai meditasi. Karena dengan ketenangan otak dan hati, jemari bisa selaras untuk menuliskan sesuatu yang tidak seperti biasanya. Dan ini terbukti ampuh untukku pribadi yang memang lebih suka ada iringan ketika menulis. Tetapi tidak selalu begitu, karena ada momen dimana memang otak dipaksa bekerja sehingga bisa menulis dengan lancar.

2. Berhenti Menulis untuk Istirahat Sejenak

Writers block ini biasanya menjadi penyebab otak tidak berfungsi, artinya sudah menemukan jalan buntuk untuk ending sebuah tulisan. Maka ketika itu terjadi, aku selalu menekankan untuk istirahat sejenak dari kegiatan itu untuk bisa menemukan jalan beru menuju arah yang diinginkan. Penulis pemula sepertiku ini sering sekali menemukan masalah seperti ini.

Mau tidak mau, haru mencari solusi sendiri yang sesuai dengan karakter kita. Metode orang lain bisa jadi belum bisa berfungsi dengan baik jika kita terapkan dalam diri kita. Karena berbeda situasi dan kondisi bisa saja menjadi penyebab hal ini bisa terjadi.

3. Membuat Skema Tulisan

Ketika sedang dalam menyelesaikan sebuah naskah atau tulisan, jangan pernah lupa untuk selalu membuat skemanya terlebih dahulu. Bahasa kerennya itu outline. Karena sekama tulisan ini nantinya akan sangat membantu ketika kita berada dalam satu kondisi yang disebut sebagai writers block. Bisa jadi penyebab terjadinya kemandekan tulisan adalah karena kita lupa membuat skema atua lupa memperhatikan skema tulisan yang akan disiapkan.

Apakah bisa menulis dengan mengalir saja? Tentu bisa, tetapi ini terjadi ketika tingkatan ilmu kita dalam dunai penulis sudah bukan lagi golongan penulis pemula melainkan penulis professioanl. Jadi untukmu dan untukku yang masih pemula, selalu buat skema tulisan agar semuanya bisa terancang dengan baik.

4. Perbanyak Bahan Bacaan

Ketika dalam obrolan tersebut, aku ditanya mengenai gimana cara menemukan ide? Maka sebelum aku menjawab pertanyaan itu, terlebih dahulu aku menanyakan "sudah berapa buku yang kamu habiskan?" Karena ketika dalam kondisi tidak bisa menulis, tentunya penyebabnya adalah ide yang mentok dan menemukan titik jenuh. Maka dari itu salah satu cara mengatasinya adalah dengan memperbanyak bahan bacaan.

Jadi Writers block adalah salah satu kondisi internal kita yang cara mengatasinya adalah dari diri kita sendiri. Itu...

#inspirasiramadan
#dirumahaja
#flpsurabaya
#BERSEMADI_HARIKE-15
Ilham Sadli Seorang Travel blogger sekaligus freelance Writer yang tergabung dalam Forum Lingkar Pena Cabang Jember sejak 2014, suka menulis puisi dan kadang terlalu nyaman dengan menulis kisah seseorang.

Belum ada Komentar untuk "Writer’s Block Dalam Sebuah Obrolan"

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar, jangan lupa follow twitter @blogsadli, Instagram @ilhamsadli atau subscribe email anda untuk mendapatkan update terbaru. Terimakasih sudah berkunjung

Iklan Atas Artikel