Sebuah Rencana Masa Depan Terkait Properti

Ilhamsadli.com,- Pernah suatu ketika aku ditanya mengenai sebuah rencana masa depan, khususnya mengenai properti seperti rumah. Karena memang beberapa tahun terakhir ini banyak yang bertanya mengenai kapan aku akan menikah, kapan akan punya rumah, kapan akan punya kendaraan, kapan? Kapan? Begitulah hujanan pertanyaan yang sering banget aku dapatkan. 

Mungkin saja karena menikah selalu akan berkaitan dengan kondisi ekonomi dan kesiapan tempat tinggal atau hunian. Karena sebagai seorang calon imam dan pemimpin keluarga, tentunya tidak akan bagus apabila selalu tinggal di pondok mertua indah permai alias rumah mertua. Pendapatku sederhana, karena ketika sudah mengucapkan ijab kabul, seketika itu juga semua tanggung jawab akan berpindah ke pundak kita. Baik masalah sandang, pangan dan juga papan. Baik itu masalah kebutuhan primer maupun kebutuhan sekunder. 
Sebuah Rencana Masa Depan Terkait Properti

Sebuah Rencana Masa Depan

Untuk beberapa kali diberikan pertanyaan seperti itu, aku memang tidak selalu menjawabnya dengan serius. Selalu aku jawab dengan jawaban yang terkesan becanda atau hanya sekadar “aku masih ada rumah keluarga” atau “nanti bisa kok tinggal sementara di rumah mertua”. Namun untuk beberapa bulan belakangan ini, aku mulai mengubah maindset itu. 

Perlahan aku mulai memikirkan bagaimaa agar bisa memiliki hunian nyaman baik ketika sudah menikah atau bahkan sebelum menikah. Dengan begini, tentunya akan sedikit meringankan beban orang tua karena anaknya yang masih bergantung padanya. Mungkin para orang tua ingin selalu dekat dengan anaknya, tetapi sekali lagi ditegaskan bahwa aku sendiri suatu hari ingin bisa mandiri.
Sebuah Rencana Masa Depan Terkait Properti
Bahkan ketika Abah menanyakan mengenai “kamu kalau sudah menikah nanti, mau tinggal sama abah atau bagaimana?”. Seketika itu, aku bertanya kembali “dulu ketika Abah menikahi Ummi, apakah diberikan dukungan finansial atau bagaimana dari almarhum kakek?”. Kemudian beliau menjawab “hanya dipinjami sepeda ontel untuk abah jualan es keliling?”. 

Dari obrolan itulah kemudian aku mulai mengerti bahwa untuk membuat seseorang bisa bertahan dalam kehidupannya adalah dengan memberikan kepercayaan pada anaknya, bukan malah memanjakannya. Maka dari itu, aku peribadi sudah mulai merencakan masa depan terkait properti ini. Bisa dengan menyewa apartemen / rumah untuk dijadikan hunian, masalah itu dijadikan hunian nyaman atau belum hanya perkara bagaimana kita memilih desain interiornya.

Caraku Mendapatkan Hunian Nyaman

Entah hanya aku atau kalian juga suka melihat desain arsitektur yang minimalis dan modis, sampai galery HP saja ada desain rumah maupun apartemen yang memang bagus. Tahu bahwa tidaklah mudah untuk mendapatkan hunian nyaman sesuai impian, maka yang perlu dilakukan adalah mulai hunting beberapa hunian nyaman dari beberapa platform.

Jika dirangkum dalam satu tulisan, maka mungkin akan seperti ini caraku sebagai sebuah ikhtiar mendapatkan hunian nyaman sesuai impian.

1. Mulai Hunting Model Hunian Nyaman

Kalau aku pribadi melakukannya dengan searching beberapa paltfor. Mulai dari desain arstiektur hingga bagaimana mendesain interior sebuah hunian. Semuanya dikembalikan kepada kita pribadi. Ini bisa saja dijadikan tolak ukur ketika nantinya akan mulai mencari hunian nyaman sesuai dengan yang diharapkan. Apabila cocok bisa langsung melakukan transaksi, apabila masih belum maka coba pikirkan mengenai banyak hal.

2. Mulai Menabung

Menabung sedari dini adalah caraku untuk bisa mendapatkan apa yang sudah diharapkan. Termasuk untuk perkara hunian ini. Aku sudah mulai menabung sejak sekarang karena memang ada beberapa jenis hunian yang sudah masuk daftar list. Dan tidak hanya menabung saja, tetapi juga sudah membaca banyak sekali literatur mengenai hunian nyaman ini. Mulai dari bagaimana menyiapkannya hingga bagaimana akhirnya bisa meraih impian itu. Mulai dari bagaimana memilih hingga bagaimana bisa merawatnya. Semuanya sudah aku jadikan tabungan pribadi meskipun hanya sekadar pengetahuan.

3. Memilih Hunian Nyaman

Hunia nyaman tentunya menjadi dambaan banyak orang, apalagi jika kosep hunian nyaman tersebut memang benar-benar sesuai dengan hal yang disukai millenial. Atau istilah kerennya adalah properti milenial. Dan dari beberpa rekomendasi, aku pribadi tertarik dengan model Aparthouse  yang berlokaso di kawasan Jakarta Selatan. 

Untuk lokasi tepatnya adalah di sekitar Jl. Siaga Raya di kawasan jantung Jakarta Selatan. Lokasinya bisa dikatakan sangat strategis dan dekat dengan lokasi-lokasi yang kerap kali ramai dikunjungi. Selain demikian, kawasan ini cocok untuk hunian keluarga dan pastinya bisa menjadi salah satu konsep hunian nyaman. Nama dari hunian ini adalah Aparthouse Condo Pejaten. 

Kenapa harus Aparthouse Condo Pejaten?

Sebuah Rencana Masa Depan Terkait Properti
Karena pertama adalah letaknya yang strategis, kedua karena memang cocok untuk hunian nyaman keluarga, apalagi jika itu adalah keluarga kecil kita. Serta alasan lainnya adalah sertifikat bisa menjadi hak milik, karena memang memegang izin yang sah. Jadi tidak perlu ragu dengan keasliannya. Yang juga tidak kalah menarik perhatian adalah harganya yang cocok untuk kawasan perkotaan. 

Dengan harga 800 jutaan sudah bisa dijadikan sebagai investasi karena dengan uang segitu, kita bisa mendapatkan 3 unit apartemen tipe tertentu. Dengan harag 800 jutaan tadi, 2 kamar lengkap dengan ruang tamu dan dapur tentunya bisa didapatkan per unit. Apabila memiliki jiwa bisnis, tentunya dengan investasi tadi bisa mendatangkan keuntungan. Caranya pasti dengan menyewakan kamar yang sudah kita investasikan tadi.

Bagaimana? sudah mulai terbayang bagaimana hunian nyaman versimu dengan memberikan penjelasan seperti ini? Aku harapkan bisa. Jika ingin tahu lebih lanjut, bisa menghubungi kontak dibawah ini. Semoga bermanfaat.

No Wa Marketing Condo : 0813 – 8908 - 1468
Ilham Sadli Seorang Travel blogger sekaligus freelance Writer yang tergabung dalam Forum Lingkar Pena Cabang Jember sejak 2014, suka menulis puisi dan kadang terlalu nyaman dengan menulis kisah seseorang.

1 Komentar untuk "Sebuah Rencana Masa Depan Terkait Properti"

  1. Kalau sudah menikah, memang enaknya tinggal terpisah dari keluarga, Mas. maksudnya tidak di rumah orang tua atau rumah mertua, jadi lebih "bebas" mengatur ini itu. Dan masalah hunian ini memang jadi faktor utama ya, Mas Ilham. Jadi kalau ada rezeki, bisa beli sebelum nikah. Tapi saat sudah menikah pun tidak apa. Dan konsep hunia tapak tapi rasa apartemen ini semakin populer ya, Mas. Apalagi keuntungannya, letaknya sangat trategis. Dan itu ada sertifikat. Unit juga bisa disewakan.

    BalasHapus
Silahkan tinggalkan komentar, jangan lupa follow twitter @blogsadli, Instagram @ilhamsadli atau subscribe email anda untuk mendapatkan update terbaru. Terimakasih sudah berkunjung

Iklan Atas Artikel