√ Kenali Dulu Apa Itu Asuransi Murni Syariah Dan Konvensional, Jangan Salah Pilih! - Ilhamsadli.com

Kenali Dulu Apa Itu Asuransi Murni Syariah Dan Konvensional, Jangan Salah Pilih!

Ilhamsadli.com,- Asuransi murni syariah pada dasarnya bukan hal yang baru lagi di Indonesia, apalagi di negara yang mayoritas penduduknya muslim, menggunakan produk keuangan yang halal memang penting, agar tidak berdosa. Sekarang ini tidak ada batasan, siapa saja bisa berasuransi, apalagi dengan pilihan produk yang ditawarkan semakin beragam, ditambah lagi dengan harga preminya yang semakin lama jadi semakin terjangkau, sehingga dapat dijangkau oleh semua kalangan.

Asuransi Murni Syariah

Di Indonesia sendiri produk asuransi syariah ini kian populer, apalagi sekarang ini selain ada yang offline, maka ada produk digitalnya juga yang lebih mudah untuk diakses. Lalu sebenarnya siapa saja yang penting untuk memiliki asuransi jiwa? Meskipun dikatakan bahwa pada dasarnya setiap orang punya resiko yang sama untuk bisa meninggal dunia pada suatu saat nanti. Namun tidak semuanya harus diproteksi dengan menggunakan asuransi, melainkan ada beberapa kalangan yang punya resiko lebih tinggi.

Diantaranya adalah orang-orang yang punya peran penting dalam rumah tangga, yaitu sebagai tulang punggung keluarga atau pencari nafkah, maka wajib hukumnya untuk punya asuransi. Karena punya hak serta kewajiban yang lebih besar terhadap anggota keluarga lain yang ada di rumah, yaitu mencari nafkah untuk kelangsungan hidup anggota keluarga yang lain. Bayangkan apa yang terjadi jika seandainya sosok pencari nafkah ini meninggal dunia? tentu bisa menyebabkan masalah financial keluarga yang lain bukan.

Lalu mengapa harus pilih asuransi murni syariah, mengapa tidak menggunakan produk asuransi jiwa konvensional saja? sebelumnya ketahui terlebih dahulu beberapa perbedaannya berikut ini, yaitu:

1. Pertanggungan resiko, dalam asuransi syariah dikenal yang namanya sharing risk, dimana resiko yang ditanggung oleh satu orang atau nasabah ini nantinya akan dibebankan kepada seluruh peserta asuransi yang lain, artinya adalah harus bergantian di dalam menanggung resiko tersebut. Sedangkan dalam asuransi konvensional resiko sepenuhnya dialihkan kepada perusahaan asuransi, yaitu dengan cara nasabah membayar kewajiban atas premi tersebut.

2. Peran perusahaan asuransi, dalam asuransi konvensional maka pihak perusahaan ini adalah berperan sebagai penanggung resiko, seperti halnya yang sudah dijelaskan sebelumnya. namun dalam asuransi syariah berbeda, karena perusahaan punya peran dalam melakukan pengelolaan operasional serta investasi dari uang titipan atau dana tabarru peserta tersebut, yaitu nantinya akan diberikan imbalan dalam bentuk ujrah. Sehingga wajib untuk melaporkan secara transparan setiap hasil pengelolaan dana tersebut.

3. Akad, di dalam asuransi konvensional akadnya adalah pertukaran atau yang dikenal sebagai jual beli, dimana nantinya perusahaan serta peserta asuransi akan sama-sama diuntungkan dan minim resiko kerugian. Dalam asuransi syariah berlaku berbeda, yaitu akad yang digunakan adalah tolong menolong antar sesama peserta asuransi, yaitu bergantian memberikan pertolongan ketika ada yang mengalami kesulitan atau terdampak musibah.

4. Uang premi, dalam asuransi konvensional sesuai dengan peran perusahaan, maka uang premi tersebut nantinya akan diberikan atau menjadi milik dari perusahaan asuransi, namun perusahaan akan menjamin pertanggungjawaban ketika nasabah mengalami resiko sesuai dengan kesepakatan. Hal ini berbeda dengan asuransi syariah, dimana uang iuran hanya dititipkan kepada perusahaan untuk dikelola oleh perusahaan, sehingga masih jadi milik bersama, keuntungan dari hasil investasi atau pengelolaannya inilah yang nantinya akan dibagi untuk bersama.

5. Pengelolaan dana, asuransi syariah punya sistem pengelolaan dana yang jelas sesuai dengan syariat Islam, dimana menghindari riba, judi serta gharar itulah yang membuat produk asuransi syariah ini dijamin halal. Berbeda dengan asuransi konvensional yang lebih bebas dalam memilih instrumen investasi modal atau dana tersebut, sehingga tak jarang masih masuk ke riba. Inilah yang membuat produknya tidak dijamin halal.

Sebenarnya tergantung dari kebutuhan masing-masing, apakah ingin menggunakan produk asuransi murni syariah atau konvensional. Namun yang jelas tidak boleh asal memilih perusahaan penerbit, jika tidak ingin menyesal. Pastikan yang sudah terbukti aman dan terpercaya seperti dari I Love Life Astra. Merupakan perusahaan asuransi asli Indonesia yang sudah hadir selama lebih dari 10 tahun, sekarang ini punya layanan terbaru yaitu asuransi digital atau online. Klik tautan ini untuk informasi lebih lanjut https://ilovelife.co.id/products/asuransi-jiwa-syariah

Ilham Sadli Seorang Travel blogger sekaligus freelance Writer yang tergabung dalam Forum Lingkar Pena Cabang Jember sejak 2014, suka menulis puisi dan kadang terlalu nyaman dengan menulis kisah seseorang.

Belum ada Komentar untuk "Kenali Dulu Apa Itu Asuransi Murni Syariah Dan Konvensional, Jangan Salah Pilih!"

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar, jangan lupa follow twitter @blogsadli, Instagram @ilhamsadli atau subscribe email anda untuk mendapatkan update terbaru. Terimakasih sudah berkunjung

Rajabacklink