Tidak Mudik : Memendam Rindu Karena Belum Bisa Bertemu

Ilhamsadli.com,- Bahasan kali ini masih seputar Ramadhan dan inspirasi Ramdhan. Karena masih belum menemukan ide baru lagi sebenarnya, jadinya aku bahas yang ini saja. Hehehe. Tapi semoga saja apa yang kali ini saya tulis bisa benar-benar memberikan manfaat. Kemarin mungkin teman-teman sempat melihat yang viral mengenai mudik dan pulang kampung, tetapi bukan itu yang ingin aku bahas. Karena memang ranahku bukan disitu. 

Menahan diri untuk tidak mudik, berarti menahan diri dari rasa rindu ingin beretmu. Siapa yang tidak ingin mudik dan kumpul bersama keluarganya? Siapa yang suka berlebaran sendiri di tanah orang? Siapa yang suka terasing bersama orang – orang yang bahkan tidak terlalu kita kenal?

Meskipun mungkin saja masih bisa berbincang melalui video call, tetapi tentunya akan susah untuk menahan air mata ketika tidak bisa pulang ke pangkuan ibunda. Aku berharap semoga semua ini lekas berlalu sehingga rindu bisa berbalas temu. 

Tentang Mudik

Kadang aku berpikir, apakah harus mudik ke rumah mertua? Tetapi beberapa menit kemudian baru tersadar kalau ternyata status di KTP masih single (belum menikah). Terkadang ingin bisa berkumpul dan bercengkrama dengan teman dan sahabat di tempat rantauan, tetapi ternyata yang menjadi sahabat malah pulang dan yang tersisa hanya teman. Ya, teman yang selalu datang hanya ketika ada maunya. 

Sempat Ibu beberapa kali menelpon dan bertanya “nak, kamu pulang gak lebaran ini?” dan aku yang berada di sudut kamar hanya bisa bilang “insyaAllah jika semuanya telah berlalu dan kembali membaik”. Atau beliau bilang “ya udah, kamu pulang saja. Nanti bisa karantina mandiri di rumah” dan aku menjawab “Bu, kalau aku pulang sekarang. Tentunya hal itu menjadi tidak baik untuk keselamatan bersama, karena kita tidak pernah tahu apa yang bisa ditemukan di jalanan. Kalau kepulanganku malah menjadi beban nantinya, mending aku tunda dulu kepulangannya”.

Tidak mudik mungkin menjadi pilihan saat ini, karena selain karena resiko juga karena perjalanan jauh. Apalagi ditengah menjelang lebaran ini, pasti banyak banget yang akan melakukan perjalanan pulang kampung dengan jalur darat. Dan ini menjadi resiko besar pastinya. Selain karena alasan itu, alasan lainnya adalah karena meskipun sedang kondisi karantina mandiri namun alhamdulillah masih banyak pekerjaan dan kegiatan positif yang membuatku benar-benar tidak bisa kemana-mana. Saking sibuknya, sampai memasak untuk menu berbuka saja setelah tarhim baru bisa memasak.

Sibuk dengan Hal Positif

Sebagian orang akan menganggap aku hanya duduk di depan laptop atau memandangin HP dengan serius, tetapi mereka tidak memperhatikan apa yang aku kerjakan. Setiap harinya ada video baru yang harus diedit dan naik tayang jam 5 sore. Setiap harinya harus ada setoran tulisan untuk membuat diri menjadi produktif. Setiap harinya harus mencicil tulisan agar bisa segera disetorkan ke editor dan bisa lanjut ke Bab berikutnya.

Diantara kesibukan – kesibukan itu, selalu saja ada yang bisa membuat tersenyum. Misalnya ketika membaca chat group atau ketika tidak sengaja melihat video lucu di instagram, Alhamdulillah bahagia dan mood bisa naik dengan cara yang sederhaa. Terlebih lagi, ada seekor kucing menggemaskan yang menemani setiap harinya. Meskipun kadang bikin kesal karena suka rusuh, tetapi ketika akan dimarahi malam memasang tampang lucunya. Alhasil, aku malah bermain dengannya bukan memarahinya.

Memang tidak mudik menjadi sebuah dilema besar, tetapi semoga akan selalu ada hikmah dari setiap kejadian ini. Kalau kata ustadzku kemarin, semuanya punya maksud dan tujuannya masing – masing, hanya saja kita masih terbatas ilmu dan pikiran untuk bisa memahami semua itu. Oh ya, besok aku mau cerita kegiatanku selama Ramadhan ya, jadi jangan kemana-mana dan terus simak ceritaku selama Ramadhan ini.

#inspirasiramadan
#dirumahaja
#flpsurabaya
#BERSEMADI_HARIKE-6
Ilham Sadli Seorang Travel blogger sekaligus freelance Writer yang tergabung dalam Forum Lingkar Pena Cabang Jember sejak 2014, suka menulis puisi dan kadang terlalu nyaman dengan menulis kisah seseorang.

Belum ada Komentar untuk "Tidak Mudik : Memendam Rindu Karena Belum Bisa Bertemu"

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar, jangan lupa follow twitter @blogsadli, Instagram @ilhamsadli atau subscribe email anda untuk mendapatkan update terbaru. Terimakasih sudah berkunjung

Iklan Atas Artikel