Al-Quds Palestina Kembali Memanggilmu

 

عَنْ أَبِي حَمْزَةَ أَنَسْ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، خَادِمُ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : لاَ يُؤْمِنُ
أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِه
[رواه البخاري ومسلم]


Dari Abu Hamzah, Anas bin Malik radiallahuanhu, pembantu Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam, beliau bersabda: Tidak beriman salah seorang diantara kamu hingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri. (HR. Bukhori dan Muslim)
Sesungguhnya setiap muslim itu bersaudara, karena mereka berasal dari 1 orang mulia yang beriman pada Allah yakni Adam a.s. Namun hanya beberapa di antara kita yang sadar akan hal itu hingga saling mencaci, merendahkan, bahkan saling injak hanya untuk urusan dunia. Terkadang menghalalkan segala macam cara untu mendapatkan keinginannya. Cukup semua itu ya akhy, karena kita adalah satu kesatuan. Musuhmu bukan saudaramu sesama muslim, karena mereka diluar sana tertawa akan tingkah kita jika terus demikian.

Mari Bersatu Kembali Dalam Ukhuwah

Al-Quds Palestina kembali memanggilmu duhai akhy wa ukhty rahimakumullah. Stop perdebatan itu, stop perselisihan itu karena ada yang lebih membutuhkanmu. Baru-baru ini putusan seorang presiden AS Donal Trump membuat para muslim di seluruh dunia mengambil sikap tegas. Putusan Trump ini adalah pemindahan kedutaan besar AS ke Al-Quds dan menjadikan lokasi itu sebagai Ibukota Zionis.
Statement sang Presiden kali ini menjadi sangat kontroversial, tidak hanya kali ini sebenarnya. Seolah-olah tidak ada lagi tempat untuk menyimpan sejarah peradaban Islam di Dunia. Betapa tidak menjadi sebuah masalah yang perlu untuk segera diselesaikan, mereka merasa tidak cukup hanya menumpahkan darah parah mujahid-mujahidah lalu kembali berulah. Keputusan ini telah melanggar statemnet mereka sendiri untuk menjaga perdamaian dunia, karena masalah ini hanya akan memperpanjang perkara Palestina.

Berhenti Menutup Telinga

Jangan lagi kita tutup mata dan telinga duhai akhy wa ukhty, jangan hanya ketika yang kau kagumi disudutkan barulah hatimu tersentuh. Sedangkan saudaramu seiman, bahkan tanah suci umat Islam tempat lahirnya para Nabi, ulama, bahkan ilmuan Islam yang mendongkrak kebangkita Islam telah dinista secara terang dan jelas. Kota dengan sejarah besar umat Islam, bahkan saksi bisu kisah turunnya perintah shalat.
Tindakan terang-terangan ini memanggil kita dari semua kalangan umat Islam untuk merapatkan shaff untuk senantiasa memberikan dukungan serta perhatian yang berkesinambungan pada Al-Quds Palestina, tepatnya Masjidil Al-Aqsha. Baik dukungan moril dan segala kemampuan sangat dibutuhkan untuk menghentikan permusuhan serta penistaan terhadap kota suci Umat Islam yakni Al-Quds.
Berhentilah menutup mata dan telinga kita akhy wa ukhty, tentu hati kita bukan tercipta dari batu bukan? Lantas kenapa sulit kita bergerak, apakah langkah kita begitu berat? Kenapa sulit bibir ini berucap walau hanya sekedar do’a, apakah karena terlalu banyak nista yang terucap atau memang kita tidak peduli dengan persaudaraan. Berhentilah hanya diam dan menonton, sudah saatnya pena kita menari serta lisan kita berucap dan mendesak pemerintah disetiap negara segera mengambil tindakan. Tentu kita tidak ingin nasib Al-Quds berkahir sebagai dongeng untuk anak cucu kita.

Karena Al Quds Palestina Milik Muslim Sedunia

Al-Quds merupakan tanah suci yang penuh berkah, bahkan saksi sejarah. Al-Quds juga tanah para nabi, bahkan Allah menjadikan Al-Quds kiblat pertama muslim artinya kesanalah kita wajah menghadap ketika shalat. Pada zaman Rasulallah Saw tanah Al-Quds Palestina dibebaskan dengan memerintahkan Usamah bin Zaid kala itu bersama pasukannya. Kemudian berlanjut pada zaman Khalifah Umar bin Khattab, Al-Quds bebas dari penguasaan Romawi hingga yahudi diperbolehkan masuk kembali. Kembali lagi Shalahudin Al Ayyubi mencontoh gerak Umar membebaskannya dari The Srusaders, kaum Salib Eropa hingga Al-Quds kembali menjadi pusat ilmu dan peradaban Islam. Itulah kenapa Al-Quds Palestina bukan milik Israel atau Amerika tetapi milik Muslim sedunia. Wallahu a’lam…
#AlQudsIbukotaPalestina
#StandForAlQuds
#FreePalestine
#FLPbelaAlQuds
#MuslimBersamaPalestina

3 comments:

  1. Barusan tadi ikut aksi Solidaritas Palestina. Artikelnya bagus sangat mencerahkan, nambah wawasan.

    ReplyDelete
  2. Palestina selalu bikin merembes mili hikss

    ReplyDelete
  3. Kalau dipikir-pikir, sebenarnya kitalah yang butuh Palestina. Karena konflik Palestina umat Islam bersatu

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar, jangan lupa follow twitter @ilhamsadly, Instagram @ilhamsadli atau subscribe email anda untuk mendapatkan update terbaru. Terimakasih sudah berkunjung