La Tahzan, Karena Allah Selalu Bersamamu

Blogsadli,- Bahagia, sedih, kecewa. Ketiga kejadian ini adalah bumbu pelengkap sehingga kehidupan manusia menjadi lebih sempurna. Jangankan kehidupan, makanan saja ketika tidak diberi bumbu akan terasa hambar. Tetapi, banyak di antara kita malah menjadikan masalah sebagai musuh. Artinya, tidak sedikit diantara kita yang ketika di hadapkan dengan sebuah problematika kehidupan malah melontarkan sumpah serapah. Saking marahnya, kadang juga kita lupa bahwa setiap ujian itu punya makna dan menguatkan kita.

La Tahzan, Karena Allah Selalu Bersamamu

Tak Selamanya Langit Itu Mendung

Setiap masalah diciptakan bersama dengan solusinya. Jadi jangan pernah beranggapan bahwa Allah telah memberikan sebuah masalah kepada kita yang lemah. Jangan sampai kita lupa bahwa Allah memberikan masalah itu kepada kita karena Dia tahu hanya kita sendiri yang mampu mengatasi masalah itu. Mari kita kembali ke masa lalu. Ketika sahabat masih SD, untuk naik kelas maka perlu sebuah saringan karena tidak semua bisa langsung masuk kelas berikutnya dengan sesuka hati. Semua ada aturannya, dan aturan yang diterapkan adalah menghadapi ujian. Jika lolos dari ujian tersebut, maka kita akan naik ke kelas berikutnya. Tetapi akan berbeda ketika sahabat tidak berhasil menyelesaikan ujian dengan baik, maka bersiaplah untuk bersama dengan orang dari kelas sebelumnya bergabung bersama sahabat.

La Tahzan, karena semua masalah pasti akan ada ujungnya. Bahkan langit saja tidak selamanya mendung, karena setelah mendung bisa jadi muncul pelangi atau mentari telah siap tersenyum pada kita. Setiap awal pasti memiliki ujung. Namun seberapa banyak diantara kita yang terjebak dalam lupa bahwa semakin tinggi sebuah pohon, maka angin yang menerpa akan semakin keras. Masalah ada untuk menguatkan, menaikkan taraf hidup hingga meningkatkan kualitas dalam diri. Kenapa saya katakan demikian? karena saya memandang dari sudut positifnya.

Patah Akan Tumbuh, Hilang Akan Terganti

Untukmu yang sedang patah hati. La Tahzan percayalah bahwa sakitnya patah hati akan menjadi sebuah kekuatan tersendiri dalam hidup sahabat. Patah hati mengajarkan banyak hal dalam hidup, betapa sebenarnya diri jauh dari kata baik. Karena mereka yang berpindah ke lain hati karena merasa ada yang lebih baik daripada kita, dan itulah kenyataannya. 

Kenapa Allah tidak membiarkan ia yang sahabat kagumi menjadi sepenuhnya milik sahabat? karena Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita harapkan. La Tahzan sahabat. Ketahuilah bahwa ketika patah hati, Allah menginginkan kita untuk lebih bersabar. Ya, bersabar menanti seseorang yang lebih baik dari apa yang kita inginkan. Yang tidak hanya membuat kita merasa bahagia, tetapi juga dengan bersama siapa pilihan-Nya akan membuat luka lama telah terobati sepenuhnya. Mungkin dengan memandang pilihan-Nya, kita akan merasa tentram, damai, bahkan merasa bahwa betapa dekatnya surga pabila kita berjalan berdampingan bersama pilihan-Nya.  
Baca Juga: Jodoh Terbaik Untukmu
La Tahzan duhai sahabat, karena Allah tahu mana yang terbaik untuk kita. Percayalah bahwa sesuatu yang patah akan tumbuh lagi, dan sesuatu yang hilang akan terganti. Tunas yang patah, akan menumbuhkan tunas baru yang bisa jadi lebih baik dan lebih indah dari tunas sebelumnya. Sesuatu yang hilang akan terganti. Ya, terganti dengan sesuatu yang tidak pernah kita duga-duga, sesuatu yang membuat kita lebih dekat dengan-Nya, sesuatu yang lebih baik. Asalkan kita percaya bahwa Allah selalu bersama kita.

Berhenti Berandai-andai

Tetapi tidak mudah untuk lepas dari jerat sakit hati. Apakah ada solusi instannya? Jawabannya tentu tidak, karena semua hal butuh proses. Langkah utamanya adalah berhenti berandai-andai, karena terlalu berandai-andai hanya akan membuat kita terperangkap dalam keterpurukan. Jalani apa adanya, yang sudah teradi biarlah menjadi pelajaran berharga untuk kita. Dan kembali lagi bahwa semua yang patah akan tumbuh dan yang hilang akan terganti. Maka Sahabat La Tahzan, Innalaha Ma'ana.
Baca Juga : Bersabarlah Dalam Penantian
Semoga artikel sederhana ini bermanfaat bagi teman-teman yang membaca, Terimakasih telah bersedia membaca.

SALAM LITERASI...

No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar, jangan lupa follow twitter @ilhamsadly, Instagram @ilhamsadli atau subscribe email anda untuk mendapatkan update terbaru. Terimakasih sudah berkunjung