Penyebab Sifat Sombong dan Cara Terapinya



Sombong adalah salah satu penyakit hati yang menurut agama islam adalah sifat yang pertama muncul dalam proses penciptaan manusia. Menurut riwayat, sifat sombong ini adalah sifat iblis ketika disuruh untuk menghormati nabi Adam.

Tahukah kamu, sombong adalah sebuah perasaan dimana seseorang merasa lebih ketika membandingkan dirinya dengan orang lain. Entah itu merasa puas akan tindakan atau pekerjaan sehingga memunculkan sifat angkuh dan mulai meremehkan usaha dan orang-orang disekelilingnya.
Lalu apa saja yang bias menyebabkan adanya rasa sombong pada diri mausia?
Dan bagaimana cara menterapinya agar sifat serta penyakit hati ini tidak mendarah daging dalam diri. Adapaun bebrpa penyebab munculnya rasa sombong tersebut adalah
1.      Karena Amalan
Kenapa amalan menjadi salah satu dari beberapa penyebab munculnya rasa sombong, karena ketika manusia merasa amalan yang mereka lakukan dirasa lebih dari orang lain. Tanpa disadari rasa sombong itu mulai membenih dalam hati manusia, entah itu ia merasa amalannya lebih banyak atau semacamnya.
Terapinya bagaiamana?
Jangan pernah kamu bandingkan amalan yang kamu lakukan dengan amalan yang orang lain lakukan. Cobalah untuk berfikir postif misalnya, jika bertemu dengan orang alim “mungkin amalan dia lebih banyak dariku bisa”, jika bertemu dengan preman cobalah berfikir “mungkin saja kebaikannya yang tidak ia sadari akan menyeretnya kedalam surge, sedangkan aku? Apa niatku ketika beramal?”

2.      Karena Ilmu
 Ilmu yang dimiliki seseorang bisa saja menimbulkan rasa sombong. Ketika merasa lebih pintar, lebih cerdas dari orang lain maka tanpa kamu sadari sifat sombong sudah mulai membenih dalam hatimu.
Terapinya:
Tanamkan ini dalam diri “semakin kita belajar semkin kita merasa bodoh, karena ilmu pengetahuan itu sangat luas, diatas langit masih ada langit.”

3.      Karena Materi (harta)
 Banyaknya materi yang dimiliki bisa juga menimbulkan rasa sombong dalam diri, karena merasa sudah memiliki segalanya dan melihat orang kecil seperti debu ditas tumpukan pasir.
Terapinya:
Tanamkan hal ini dalam hati dan pikiran “kita terlahir tanpa membawa apa-apa dan mati juga tidak akan membawa apa-apa nantinya, harta yang banyak tidak akan bisa meringankan sakitmu ketika akan menghadapi mati.”

4.      Karena Faktor Keturunan
Ketika manusia dikaruniai terlahir dari keturunan darah biru (ningrat) maka hati-hati sifat sombong ada dalam dirimu, karena ketika berhadapan dengan mereka yang dari kalangan biasa. Mereka biasanya menghormati keturunan darah biru, namun bukan berarti harus membuatmu menjadi angkuh dan sombong.

5.      Karena Faktor Jabatan
Jabatan seseorang bisa juga menimbulkan rasa sombong. Percaya atau tidak, tapi pada banyak kasus memang demikian adanya, ketika seseorang memperoleh jabatan yang lebih tinggi biasanya meremehkan yang berada dibawahnya.

6.      Karena Keindahan Paras/tubuh
Boleh saja merawat dan memanjakan diri, akan tetapi jangan pernah meras lebih dari seseorang. Karena pada dasarnya semua orang pasti memiliki kelebihan dan juga kekurangan. Hati-hatilah akan sifat sombong yang mungkin saja bisa menghinggapimu ketika engkau merasa lebih dari oarng lain. Ingatlah satu hal bahwa paras dan tubuh umurnya tidaklah panjag, yang kencang kemudian akan kerut dan keriput.

7.      Banyak yang mengikuti
Merasa paling tinggi ketika banyak yang mengikutinya. Ingatkah kalian dengan kisahnya fir’aun yang menganggap dirina tuhan karena segala kemewahan ada pada dirinya.

Itulah tadi beberapa factor yang bisa menimbulkan rasa sombong dalam hati, maka sangat perlu untuk membentengi diri dari meras lebih baik dari orang lain. Semoga pembaca dan penulis artikel ini tidak termasuk orang-orang yang terjebak dalam sifat kesombongan yang perlahan menggerogoti hati manusia.
Semoga bermanfaat

2 comments:

Silahkan tinggalkan komentar, jangan lupa follow twitter @ilhamsadly, Instagram @ilhamsadli atau subscribe email anda untuk mendapatkan update terbaru. Terimakasih sudah berkunjung