√ Bromoku Malang, Segeralah Kembali Pulih - Ilhamsadli.com

Bromoku Malang, Segeralah Kembali Pulih

Ilhamsadli.com,- Sedih gak sih mendengar kabar terbaru dari gunung Bromo yang terbakar? Kalau aku pribadi secara jujur sedih, apalagi memang aku tinggal tidak terlalu jauh dari kawasan gunung Bromo. Sekitar 1 jam perjalanan yang perlu ditempuh dari rumah untuk tiba ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger. Bromo yang merupakan salah satu tempat wisata ikonik dari Malang merupakan satu diantara semua destinasi wisata yang menjadi kebanggan orang Malang.

Gunung Bromo

Kemudian di akhir Agustus kemarin, siapa sangka bahwa Bromo mengalami nasib yang tidak baik. Karena ada beberapa orang yang tidak bertanggung jawab menyebabkan kebakaran lahan di Bromo, tepatnya di kawasan bukit Teletubies. Melihat video yang lewat di beranda Twitter (X) beberapa waktu lalu, yang memperlihatkan beberapa orang sedang melakukan sesi foto dengan kondisi lahan sudah terbakar.

Kenapa Harus Mengorbankan Hutan Demi Kesenangan Sesaat?

Melihat video yang viral itu, kemudian aku berpikir “kenapa masih saja ada orang yang dengan sangat santainya melihat kebakaran hutan untuk kesenangan sesaat”. Jadi teringat tulisanku bulan yang lalu mengenai kebakaran hutan serta bagaimana imbasnya bagi masyarakat adat.

Sekarang! Dengan kasus kebakaran lahan gambut di Bromo ini, siapa yang dirugikan? Semua orang dirugikan, karena bisa jadi di luar sana sudah ada yang memesan tiket jauh-jauh hari untuk berlibur dan menikmati keindahan alam gunung Bromo. Atau masyarakat adat suku Tengger yang pastinya berdampak sangat fatal, selain mendapatkan polusi udara juga pastinya ada yang kehilangan pekerjaan karena mata pencahariannya ada di lokasi wisata gunung Bromo.

Tidak hanya itu, rest area untuk pemberhentian pertama para wisatawan Bromo sekarang sudah sepi. Bahkan banyak tukang ojek yang akhirnya terkena imbasnya. Dan tahu apa yang lebih menyakitkan? Ternyata terdengar kabar terbaru, sang pelaku pembakaran ini tidak merasa bersalah sama sekali. Bahkan mereka menyalahkan petugas Taman Nasional.

Ya, bagaimana ya? Memang lebih mudah menyalahkan orang lain daripada mengakui kesalahan serta tidak mengulanginya kembali. Padahal tidak ada salahnya bilang “kami minta maaf atas apa yang kami lakukan”. Masyarakat hanya perlu mendengar kalimat itu, bukan klarifikasi panjang lebar. Tapi,sudahlah karena tidak semua orang akan berpikiran seperti itu.

Kenapa Bromo Bisa Terbakar?

Entah orang-orang yang terlibat ini yang tidak update informasi atau bagaimana mengenai kasus kebakaran hutan. Semoga saja mereka bukan orang yang tidak peduli. Karena selain memang sedang ramai dibahas mengenai fenomena El Nino yang bisa menyebabkan kekeringan panjang, lahan gambut seperti di bukit teletubis ini sangat rentan terkena percikan api. Jangankan percikan api, terkena terik matahari saja sebenarnya sudah mengkhawatirkan.

Sebelum kebakaran di Bromo, beberapa waktu lalu juga sudah terjadi kebakaran hutan di beberapa lokasi termasuk di kawasan gunung. Bahkan kebakaran di kawasan hutan juga sudah ada, tetapi mungkin mata dan telinga para pelaku ini sudah tertutup. Sungguh malang nasib gunung Bromo.

Berita mengenai kebakaran Bromo ini aku dapatkan cukup detail dan merangkum dari beberapa media sosial yang tidak lewat di beranda twitterku dari portal Beranda.co.id. Beranda.co.id ini tuh protal berita terupdate, termasuk mengenai info lanjutan dari kasus kebakaran hutan di Bromo kemarin. Ada banyak juga hal yang bisa didapatkan dari portal berita satu ini.

Oh ya, harapanku pribadi adalah semoga Bromo lekas pulih. Karena merasa miris saja, bahkan informasi dari grup facebook dari warga sekitar kawasan Bromo mengatakan bahwa sampai sekarang masih sering wira-wiri helikopter. Helikopter ini kabarnya menjadi salah satu cara pemerintah membantu memadamkan api. Bahkan dengan Helikopter saja tidak mampu memadamkan kebakaran hutan di Bromo, apalagi hanya dengan 5 botol air minum?

Miris sih, kenapa dia merasa sudah berusaha memadamkan api dengan hanya 5 botol air minum. Padahal dia sendiri pasti tahu kalau sumber masalahnya bukan pada api, angin atau kekeringannya, melainkan kesalahannya karena sudah menyulut api. Semoga segera diberikan tindakan tegas oleh aparat, mengingat begitu banyak kerugian negara dan banyak juga warga yang dirugikan.

Ilham Sadli Seorang Travel blogger sekaligus freelance Writer yang tergabung dalam Forum Lingkar Pena Cabang Jember sejak 2014, suka menulis puisi dan kadang terlalu nyaman dengan menulis kisah seseorang.

Belum ada Komentar untuk "Bromoku Malang, Segeralah Kembali Pulih"

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar, jangan lupa follow twitter @blogsadli, Instagram @ilhamsadli atau subscribe email anda untuk mendapatkan update terbaru. Terimakasih sudah berkunjung

Rajabacklink