Tips Produktif Ketika Pandemi di Bulan Ramadhan

Ilhamsadli.com,- Mungkin sebagian besar orang sudah bosan mendengar kata pandemi, tetapi mau atau tidak tetap saja hal ini akan selalu hangat untuk dibahas. Beberapa pekan yang lalu, ketika masih dalam kondisi normal bisa saja kita masih suka menghabiskan waktu untuk belanja atau bahkan sekadar traveling, atau mungkin hanya bersenda gurau bersama sahabat dengan aroma kopi disetiap detiknya. Tetapi kini, ketika Ramdhan telah tiba. Aktivitas malam hari menjadi dikurangi, aktivitas siang hari juga demikian. 

Terlebih lagi, dengan kondisi pandemi seperti sekarang ini. Dimana semua orang diharuskan sementara untuk tetap di rumah saja sampai keadaan benar-benar memebaik. Tidak hanya itu, ibadah berjamaah juga demikian dikurangi demi kebaikan bersama. Tetapi, untuk orang-orang tertentu yang bosan dengan keseharian begitu-begitu saja akan mencoba untuk mencari kesibukan lain demi menepis rasa bosan.

Meski Pandemi, Harus Tetap Produktif

Sebelum hadirnya bulan Ramadhan, sudah ada informasi mengenai pandemi dan mengharuskan semua untuk dirumahkan. Hingga akhirnya segala aktifitas menjadi sepenuhnya di rumah, meskipun tidak semuanya. Sebut saja sistem pembelajaran yang harus dari rumah dengan didampingi orang tua, karena sistem yang digunakan sudah menggunakan sistem online semua. Jadi, sebelum Ramadhan tiba. Nuansa Ramadhan sudah terlebih dahulu dirasakan, karena kondisi jalanan sepi ketika siang hari dan malam hari. 

Para generasi rebahan sangat menikmati suasana itu, meskipun pada akhirnya mereka juga mengeluhkan akan bosannya hanya rebahan. Jadi mereka butuh kegiatan lain untuk bisa lebih produktif menjalankan hari-harinya. Terutama jika kita adalah seorang penulis atau yang ada dalam lingkaran bernama “literasi”.

Menulis adalah perjuangan. Bukan lagi sekadar laku suka cita, atau permainan penuh gelak tawa. Menulis kadang merupakan pekerjaan berdarah-darah. Penuh perjuangan. Tetapi jika itu kita lakoni dengan sepenuh kesadaran, maka akan menjadi satu amal kebaikan yang sangat besar nilainya.

Tirulah produktivitas para ulama. Imam Ath-Thabari, misalnya. Beliau yang bernama lengkap Abu Ja'far Muhammad bin Jarir bin Yazid bin Katsir bin Ghalib al-Amali athThabari, terkenal sebagai ulama yang sangat banyak menghasilkan karya. Imam AthThabari, dalam sehari beliau menulis 40 lembar. Seumur hidup, beliau berhasil menulis 584.000 lembar naskah. Karya beliau yang paling terkenal adalah Tafsir Ath-Thabari dan Tarikh Ath-Thabari (judul aslinya Tarikh ar-Rusul wal Muluk). Tarikh Ath Thabari sudah diterjemahkan dalam bahasa Inggris dengan jumlah buku sebanyak 40 jilid. Ada juga Imam Jalaluddin as-Suyuthi, yang berhasil menyusun 600 karya tulis dari berbagai disiplin ilmu. Sampai-sampai beliau diberi julukan Ibnu Kutub, saking produktifnya menulis.

Begitu pesan Mbak Afra atau nama lengkapanya Afifah Afra dalam sebuah diskusi online di group whatsapp ketika itu. Dan pesan itu benar-benar masih tertanam rapi dalam Otak.

Tips Tetap Produktif Selama Pandemi Bulan Ramadhan

Tidak semua orang suka menulis dan bisa menulis, tetapi mereka juga perlu cara untuk bisa tetap produktif selama pandemi di bulan Ramdhan kali ini. Oleh karena itu, kali ini aku bakalan sedikit berbagi mengenai tips agar tetap produktif selama Ramadhan. 

Banyak Membaca Buku

Hayo, coba hitung ada berapa buku yang masih belum khatam? Atau ada berapa banyak deretan buku yang masih terbungkus rapi? 

Kalau aku pribadi, ada sekitar 20 buku yang masih antri untuk dibaca. Bahkan beberapa hari yang lalu dapat kiriman buku juga dan masih tersegel rapi. Jadinya aku pribadi mencoba untuk menghatamkan buku-buku ini sebagai alternatif lain ketika bosan dengan kegiatan. Karena jujur, selama ini memang lebih menarik membaca artikel atau bahkan thread twitter daripada membaca buku. Nah, membaca buku ini bisa menjadi salah satu cara agar tetap produktif dan tidak hanya rebahan dengan berbagai macam posisi sembari scroll media sosial.

Mempelajari Desain Grafis

Tips agar tetap produktif selanjutnya adalah mempelajari desain grafis. Ini aku lakukan karena memang beberapa waktu yang lalu banyak melakukan editing atau desain menggunakan canva. Sekarang dengan minimnya kegiatan, menjadikanku mencoba hal baru yakni install Adobe Ilustrasi atas rekomendasi teman-teman blogger. 

Meskipun sebenarnya aku pengguna Corel Draw, tetapi mencoba untuk menggunakan AI ini sebagai salah satu alternatif desian vector. Kenapa pindah ke AI? Jawabannya adalah karena licency Corel sudah habis dan terpaksa ganti ke AI saja. Dan tentunya mempelajari desain grafis ini tidak bisa langsung berhasil. Caraku mengatasinya adalah dengan mengikuti tutorial yang sudah ada di Youtube dari para masternya.

Menulis yang Bermanfaat

Nah, ini adalah bagian yang paling aku suka. Karena beberapa kali aku tertampar oleh pesan orang-orang hebat yang selalu bilang “seberapa manfaat tulisanmu untuk orang lain?”. 

Ya, meskipun memang jujur masih banyak tulisaku yang hanya sekadar basa-basi saja atau untuk hiburan. Tulisan tweet misalnya banyak yang kalau ditelusuri merupakan unfaedah, tetapi ya mau bagaimana lagi. Karena tulisan sederhana itu bertujuan untuk menggaet followers. Tetapi alhamdulillah jika tentang tulisan di blog atau platform lain seperti kaskus, kompasiana, detik, dakwatuna, hingga UC News memang benar-benar dipikirkan matang-matang mengenai apa yang ditulis. 

Dan kenapa menulis menjadi pilihanku, alasannya tidak lain dan tidak bukan adalah karena terlalu banyak bahan tulisan yang hanya berujung draft hingga konsep saja di blog. Tulisan tentang perjalanan ke Lombok bareng teman-teman blogger, explore Lombok, lalu pengalaman ketinggalan kereta dan seterusnya belum aku tulis.

Ngevlog atau Editing Video

Ngevlog atau editing video untuk ditayangkan di Youtube adalah salah satu caraku agar bisa produktif. HDD external dengan kapasitas 500 GB terpakai sekitar 15 GB adalah file video lama dan terbaru yang aku kumpulkan untuk dijadikan konten video di Youtube. Namun hingga saat ini belum bisa terupload karena memang sedang ada project editing video bersama FLP Jawa Timur untuk mengisi konten instagram dan Yotube Chanelnya.

Nah, sekian dulu tips dariku untukmu ya. Semoga bermanfaat dan bisa membuatmu jadi lebih produktif hingga tidak cuma menjadi kaum rebahan semata tetapi juga berkarya. Seperti kata mbak Afra “Jika rebahan adalah cara menyelamatkan negara, maka berkarya adalah cara menghidupkan negara”.

#inspirasiramadan
#dirumahaja
#flpsurabaya
#BERSEMADI_HARIKE-2
Ilham Sadli Seorang Travel blogger sekaligus freelance Writer yang tergabung dalam Forum Lingkar Pena Cabang Jember sejak 2014, suka menulis puisi dan kadang terlalu nyaman dengan menulis kisah seseorang.

8 Komentar untuk "Tips Produktif Ketika Pandemi di Bulan Ramadhan"

  1. semoga keadaaan pandemi ini cepat berlalu. Aminnn

    BalasHapus
  2. Nomor 1 dan 2 ini kayaknya susah Meski banyak waktu di rumah saja Tapi tetap saja 2 kegiatan tersebut tidak bisa dilakukan secara maksimal apalagi dalam kondisi puasa kayak gini aduh lebih banyak tidurnya sesekali kalau lagi keluar rumah pulang juga udah capek jadi nggak sempat melakukan aktivitas itu kalau ngeblock biasanya ya karena ada deadline aja sih dikerjain masih rada sedikit produktifnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahaha emak-emak lebih padat lagi yaa

      Hapus
  3. Jujur banget twit-nya gak guna, sama seperti aku, nyampah mulu di twitter wkwk.
    Apa daya kita butuh sesuatu buat buang sampah dan twitter adalah media paling tepat hihihi.

    BalasHapus
  4. Iya nih berusaha tetap produktif nulis walaupun lebih sibuk sekarang karena bocah pada di rumah, rencana pengen ikut lomba novel nih bel terealisasi, semangat!

    BalasHapus
  5. Bener banget si. Kayaknya kalau yang WFH tuh butuh referensi aktifitas lain selain kerjaan. Tapi kok aku ngerasa sama aja ya. WFH gak WFH ya ngerjain kerjaan kayak biasa. Paling keuntungannya jadi punya lebih banyak waktu buat masak dan beberes kamar. Haha

    BalasHapus
  6. Wah sama nih.. Aku juga ngelakuin 4 itu d rumah.. Nyambi ngerjain tugas perempuan plus tugas guru hahahah

    BalasHapus
Silahkan tinggalkan komentar, jangan lupa follow twitter @blogsadli, Instagram @ilhamsadli atau subscribe email anda untuk mendapatkan update terbaru. Terimakasih sudah berkunjung

Iklan Atas Artikel