Ilhamsadli.com,- Sukses Butuh Proses, dan Proses Itu Adalah Produktif Berkarya. Hai sahabat, kali ini saya akan berbagi sedikit mengenai pengalaman saya dalam dunia digital selama kurang lebih 3 tahun. Semuanya berawal dari tahun 2015 lalu, ketika itu saya masih di smester 6 perkuliahan. Tahun itu merupakan tahun yang sangat padat, karena ketika itu mengikuti beberapa organisasi kampus dan organisasi luar kampus. Organisasi yang diikuti pun tidak jauh dari dunia tulis menulis, tentunya karena ketertarikan terhadap dunia kepenulisan. Alhamdulillah masih bertahan ilmu dan pengalamannya hingga sekarang sudah mulai merambah ke dunia blog dan content writing.
Oh ya, saya juga pribadi yang suka belajar sesuatu yang baru. Misalnya belajar juga tentang HTML (melanjutkan dasar HTML ketika Smester 1), kemudian belajar juga desain grafis. Dari masa ke masa, semuanya tidak lepas dari kinerja laptop yang alhamdulillah masih bertahan sampai sekarang. Tetapi seiring perkembangan Operating System yang terus berbenah, disitu laptop sudah mulai menurun kinerjanya. Dan sekarang dari sekian pengalaman ini, masih bertahan di dunia kepenulisan tepatnya dalam dunia blogger. 

saya bahagia menjadi seorang blogger, karena setidaknya tulisan bisa dibaca banyak orang dan kadang menginspirasi. Dan yang lebih penting lagi adalah seorang blogger dituntut untuk bisa multitalenta, tidak hanya lihai menulis tetapi juga harus belajar desain, belajar videografer, fotografer, hingga public speaking. Semuanya menjadikan seorang blogger harus produktif jika ingin benar – benar sukses dalam dunia blog. Terlepas dari apa pandangan sahabat tentang saya yang mencoba semuanya, namun satu hal yang harus digaris bawahi adalah semuanya saya lakukan agar sahabat tidak bosan dengan tampilan blog. 

Kalau hanya tulisan dan foto biasa tanpa sentuhan, mungkin tidak akan terlalu menarik perhatian sahabat sekalian. Tetapi ketika desain foto yang digunakan menarik, ditambah lagi dengan video sederhana saya pribadi berharap sahabat sekalian bisa betah dan senang berkunjung ke blog saya. Ketika malas membaca blog, maka bisa dengan hanya melihat video atau sedikit terhibur dengan desain yang saya muat di blog. 

Tetapi, kembali lagi bahwa semuanya tidaklah terlepas dari media. Kalau dibaratkan sih harus berdarah – darah menunggu desain selesai baru bisa sahabat nikamti. Apalagi laptop yang sudah mulai tidak bersahabat, baterai yang hanya bertahan  1 jam setengah lalu sering ngehang. Paling kesal kalau sudah video hampir selesai kemudian notresponding dan mulai lagi dari nol walaupun dibackup otomatis. Sempat beli RAM juga biar lebih bisa adaptasi dengan Operating System terbaru Windows 10, namun ternyata gak kuat. Alhasil bertahan di Windows 8.1. Pengen gitu rasanya nyobain Windows 10 yang katanya lebih ringan dalam system dan bisa muat aplikasi buat desain grafis, vector hingga videografer tanpa harus takut ngehang.

Berharap Bisa Semakin Produktif Dengan AsusX55

Karena sukses itu awalnya adalah produktif, maka media untuk bisa produktif adalah salah satu kunci untuk bisa meraih kesuksesan tersebut. Butuh media yang kuat dengan spesifikasi bagus untuk pendukungnya. Dan sepertinya hal itu saya temui di Asus X55 dengan spesifikasi yang menarik untuk digunakan. 
Beberapa keunggulan yang menurut saya menarik perhatian. 
Pertama, karena jenis batrei laptop yang masih saya gunakan Li-Ion silinder, sedangkan Asus X55 menggunakan baterai jenis Li-Polimer dengan kabarnya daya tahannya bisa lebih kuat 2,5 kali. Bahkan setelah diisi ulang hingga ratusan kali bisa tetap menyimpan hinga 80% dari kapasitas originalnya. Soal baterai pastinya lebih unggul, dan dengan kapasitas demikian tentu tidak akan kesusahan ketika dikejar deadline di lokasi yang sulit listrik atau listrik dalam keadaan mati. Karena jujur tidak enak rasanya ketika ditagih klien soal deadline dan ternyata alasan adalah alasan teknis yakni laptop mati karena listrik juga mati. Bukan untuk mencari alasan, tetapi rasanya kurang professional saja kalau alasan demikian terus – terusan digunakan walaupun memang fakta lapangan seperti itu.

Kedua, tidak mudah panas. Tidak cuma baterai yang tidak awet, laptop saya juga mengalami yang namanya panas. Ketika mengetik sambil selonjoran tanpa meja, biasanya paha menjadi alasnya. Namun sering keli kesal dan harus memberikan jeda karena panas dari laptop yang menurut saya sudah terlalu. Tidak mungkin banget kan kalau kemana – mana harus bawa kipas external untuk laptop, selain merepotkan juga akan mengurangi kapasitas barang dalam tas. Nah, teknologi iceCool yang dimiliki Asus X55 ini kabarnya dirancang  memiliki design internal unik sehingga teknologi icecool ini bisa menjaga suhu laptop diantara 28 hingga 25 derajat, artinya suhu tubuh manusia lebih besar dari suhu laptop.

Ketiga, performa dan grafis yang bagus sangat diharapkan ketika memiliki laptop. Bayangkan saja ketika laptop saya memutar film dengan kapasitas 1080 Pixel. Padahal resolusi itu bikin asyik nontonnya, kesal ketika download film 1080P lalu lupa kalau ternyata laptop maksimalnya 720P dan alhasil ngelag, delay dan seterusnya. Processor AMD Quadcore A10 yang memberikan performan halus dan responsif pada Asus X55. Dan lebih penting lagi, sudah preinstall Windows 10 original. Kalau grafis dan controlnya seperti ini ya jelas saya tertarik, cocok untuk saya yang sering melakukan 3 pekerjaan dalam sekali buka laptop. Biasanya buka aplikasi editing video, streaming music di youtube, menulis konsep di ms.word dan pastinya desain vector selalu menemaninya. 
Ketiga hal inilah yang membuat saya teratirk untuk segera memiliki Asus X55, dan barang impia satu ini masuk dalam list belanjaan suatu saat. Jangan sampai salah pilih ya, karena apa yang anda pilih, apa yang saya pilih terutama media akan menjadi titik tumpu menggapai sukses yang diimpikan. Kalau mau beli Asus X55 sahabat bisa membelinya di salah satu e-commerce. Karena kini Asus X55 juga dijual di Tokopedia, tidak hanya dijual di toko komputer dan accesoris saja. Cocok untuk sahabat yang menginginkan install Windows 10 original, daripada install dengan operating system yang tidak original. Selain meragukan juga melanggar hak penggunaaan. Ya, jadi sesekali cobalah untuk menggunakan produk yang original. 

Yuk, produktif bersama Asus X55. Karena sukses itu butuh proses lho, dan prosesnya salah satunya adalah produktif berkarya. Apalagi untuk blogger, vlogger produktif itu adalah tuntutan. Dan produktif tidak bisa dilakukan tanpa menggunakan media yang memadai.